Saat Terhimpit Masalah Rezeki

ARTIKEL KE 865  

Ketika Masalah Menghimpitmu dari Semua Sisi  

Dikisahkan seekor rusa betina sedang hamil tua.
Ketika mendekati detik-detik kelahirannya, rusa ini pergi ke suatu tempat yang jauh di sisi hutan yang berdekatan dengan sungai.
Tiba-tiba sesuatu yang tidak ia bayangkan terjadi..
Terdengar suara gemuruh dari langit dan tampak kilat yang menyambar ke permukaan bumi. Hutan kering ini terbakar dahsyat karena percikan api dari petir tersebut.
Ketika rusa ini menoleh ke kiri, tampak seorang pemburu telah siap melesatkan anak panah ke arahnya.
Saat menoleh ke kanan, ia pun terkejut melihat seekor singa lapar yang siap menerkamnya.


Maka tiada pilihan bagi rusa ini selain :
1. Mati dimangsa singa.
2. Mati terkena panah.
3. Mati terbakar.
4. Atau mati tenggelam karena melompat ke sungai.

Bahaya mengancam dari berbagai penjuru dan tidak ada lagi kesempatan untuk berlari.
Lalu apa yang harus ia lakukan?
Bersedih dan merintih?
Menangis dan menjerit?
Atau ia harus berlari sementara kondisinya begitu lemah?
Atau menyerah pada keadaan?
Bagaimana dengan bayi dalam kandungannya?
Apakah pantas dia mati sebelum lahir?
Itu tampak tidak adil baginya...

Rusa pun pasrah. Dia hanya fokus untuk melahirkan bayinya.
Lalu apa yang terjadi?
Kilat-kilat yang terus menyambar mengganggu pandangan si pemburu. Akhirnya panah yang dilesatkan pun meleset dan mengenai si singa lapar. Singa malang itu mati seketika.
Tiba-tiba hujan datang begitu deras dan memadamkan kebakaran di hutan tersebut.
Rusa pun melahirkan dengan selamat di hutan yang basah karena hujan..

Pelajaran penting dari kisah ini adalah :
Mungkin kau pernah mengalami kondisi seperti rusa ini…
Segala kesulitan menyerbumu dari segala arah. Masalah datang bertubi-tubi seakan tak memberimu kesempatan untuk bernafas lega.
Rezeki seret, semua yang diusahakan gagal, proyek tak ada yang gol, bisnis terus merugi menunggu kebangkrutan. Begitu ada investor yang ingin menanamkan modal ternyata penipu...
Begitu juga masalah di tempat kerja. Atasan tak kooperatif, rekan kerja menikung, anak buah mbalelo, difitnah oleh kolega sehingga ancaman pemecatan dan penjara di depan mata..
Belum lagi masalah di dalam rumah. Isteri yang sekian lama mendampingi tiba-tiba minta dikembalikan pada orangtuanya, saat butuh motivasi dan dukungan pasangan hidup malah meninggalkan...
Tak lupa pula masalah di jalan. Karena terlalu banyak pikiran akhirnya tak fokus dan terjadi kecelakaan, menabrak penyebrang jalan dan harus berurusan dengan polisi..
Belum habis semua masalah itu ditambah dengan masalah anak-anak yang sudah 3 hari bolos sekolah tanpa diketahui penyebabnya, guru-gurunya menelpon minta datang untuk menanyakan hal tersebut. Masalah demi masalah terus mendatangi, sialnya semuanya datang bersamaan. Sehingga tak bisa lagi berpikir dengan jernih, harus menyelesaikan yang mana dulu?

Semua datang bak beton menghimpit dada..terasa menyesakkan
Seakan tidak bisa lagi berbuat apa-apa..
Lalu apa yang harus dilakukan?
Pasrah dan menunggu semua masalah itu berlalu..
Biarkan semuanya berjalan apa adanya..
Lakukan sesuatu yang mampu kau lakukan !
Manusia itu serba terbatas kemampuannya dan ilmunya..
Rezeki seret? Jangan berputus asa...teruslah berikhtiar untuk melancarkannya kembali..
Bagi yang bermasalah rumah tangganya, komunikasikan dengan pasangan hidup dan keluarga bagaimana solusi terbaiknya..
Masalah di tempat kerja? Mungkin bisa belajar bagaimana perusahaan raksasa sekelas google menyelesaikan masalah dengan pekerjanya..
Anak-anak bermasalah, bandel gak bisa di atur? Baca solusinya di sini..
Lakukan sesuatu sesuai batas kemampuan manusia...
Lalu tinggalkan sisanya, karena disana ada Allah yang mengatur jalan kehidupanmu.
Sungguh ia lebih menyayangi hamba-Nya melebihi kasih sayang ibu pada anaknya.
Jangan sampai engkau kehilangan harapan dan keimananmu !

Dia lah yang akan menyelesaikan semua masalahmu dan menyembuhkan luka-lukamu.
ۖ يُدَبِّرُ الْأَمْرَ ۖ مَا مِنْ شَفِيعٍ إِلَّا مِنْ بَعْدِ إِذْنِهِ ۚ ذَٰلِكُمُ اللَّهُ رَبُّكُمْ فَاعْبُدُوهُ ۚ أَفَلَا تَذَكَّرُونَ
“Dia (Allah) mengatur segala urusan. Tidak ada yang dapat memberi syafaat kecuali setelah ada izin-Nya. Itulah Allah, Tuhanmu, maka sembahlah Dia. Apakah kamu tidak mengambil pelajaran?” (QS.Yunus:3)

Ingatlah selalu :
Jangan berkata, “Allah, aku memiliki masalah yang besar…”
Tapi katakan, “Hei masalah, aku memiliki Allah Yang Maha Besar !
وَاللَّهُ غَالِبٌ عَلَىٰ أَمْرِهِ وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَعْلَمُونَ
Dan Allah berkuasa terhadap urusan-Nya, tetapi kebanyakan manusia tidak mengerti.” (QS.Yusuf:21)

Dan ada Allah di setiap penyelesaian masalah tersebut..

Wallahu alam...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel