Jagalah Allah Maka Dia Akan Menjagamu

ARTIKEL KE 875   

Jagalah Allah   

Inilah pesan Rasulullah yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas..                     
Diriwayatkan oleh Abdullah bin Abbas; suatu hari Aku ikut dibelakang
Rasulullah صلى الله عليه وآله وسلم. Beliau bersabda, " Sesungguhnya Aku ingin mengajarkan padamu beberapa pesan:
1. Jagalah Allah, maka Dia akan menjagamu.
2. Jika kau selalu menjaga Allah maka kau akan tenang.
3. Jika kau minta tolong, mintalah pada Allah jangan pada makhluk dengan cara berdoa.
4. Seandainya semua manusia sepakat untuk memberi manfaat padamu, maka tak akan terjadi, tanpa izin Allah
5. Seandainya semua manusia untuk menimpakan bahaya padamu maka tak akan terjadi tanpa izin Allah.


Sahabat kemudian bertanya: 
Amalan apa yang terbaik?
1. Sholatlah tepat waktu.
2. Berbaktilah kepada orang tua.
3. Jihadlah dijalan Allah.
4. Dekatkan dirimu saat kau senang, maka Allah akan mendekatimu saat kau susah.
5. Apa yang jadi takdirmu pasti akan menimpamu, kau tak akan bisa menghindar, yang bukan takdirmu, maka tak akan menimpamu. Pertolongan Allah turun bersama kesabaranmu.   

Mari kita bahas satu persatu.

A. Jagalah Allah

Maksudnya jadikan Allah sebagai yang utama, Allah dulu, Allah lagi dan Allah terus. Ingat Allah dalam setiap kesempatan dalam keadaan duduk, berdiri ataupun berbaring. Tak pernah benak ini terlupa mengingat Allah.
Hal ini akan mengontrol kamu melakukan dosa dan maksiat. Memaksa kamu untuk berpikir seribu kali sebelum melakukan dosa. Karena ada Allah dalam benakmu, menyadari bahwa Dia melihat dan mencatat semua kelakuanmu Begitulah cara Allah menjagamu.
Al Quran dan hadits mengisyaratkan hal itu..

Oleh itu ingatlah Aku, Aku akan mengingat kamu. Dan bersyukurlah kepadaKu, dan janganlah kamu kufur. (Al-Baqarah:152) 

(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): "Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka. (Al Imran: 191)


Rasulullah SAW bersabda, “Allah SWT telah berfirman, “Barangsiapa mengingat-Ku dalam hatinya, maka Aku akan mengingatnya di sisi-Ku. Dan barangsiapa mengingat-Ku di dalam sekelompok orang, maka Aku akan mengingatnya dalam sekelompok makhluk yang lebih mulia daripada mereka.”  (HR. Bukhari-Muslim)

Kalo hidup senantiasa menjaga Allah maka Allah akan menjagamu...jangan kata lagi soal rezekimu pasti jauh lebih terjaga, wong yang bagi Dia kok. Jadi jika rezekimu mau terjaga dengan baik, jagalah Allah selalu dalam benakmu, dalam hatimu dan dalam tingkah lakumu..

B. Hidup tenang dengan Allah

Kalau mau hidupmu tenang, selain selalu mengingat Allah juga senantiasa berzikir memuliakan namaNya. Kamu pasti senang kalo ada yang muji-muji, kalo punya sesuatu pasti langsung diberi sama mereka yang ketemu kamu pasti sejuta pujian keluar dari mulutnya untukmu. Apalagi Allah yang Maha Kaya? Bukannya Allah butuh pujian, tanpa kamu puji pun Dia tetaplah Maha Besar, Maha Agung dan Maha Terpuji. Tapi karena kamu butuh Dia dan yakin dengan kuasaNYA maka mengapa mesti pelit memujiNYA?
Zikir dan mengingat Allah bikin hati jadi tenang..hidup jadi lempeng...lebih mudah mencari rezeki dalam kondisi hati yang demikian..

Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan berzikir (mengingat) Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram” (Qs. ar-Ra’du: 28)

C. Minta tolonglah pada Allah

Kalo kamu didera sejuta masalah minta tolonglah pada Allah. Karena sepelik apapun masalahmu Allah selalu punya jalan keluar. Hanya saja Dia punya cara-cara tertentu buat nunjukin ke kamu gimana solusi masalahmu. Kamu gak minta aja Allah gak akan biarin kamu susah apalagi kalo kamu minta...
Jangan berharap terlalu tinggi pada manusia karena nanti kamu bakal kecewa. Karena manusia itu ilmunya terbatas, kekayaannya pun terbatas.. Rezeki mu dari Allah bisa dikirimNYA lewat tangan sesiapa saja, termasuk sesama manusia. Jadi bukan manusianya yang ngasi rezeki tapi rezeki Allah yang datang lewat perantaraan manusia..

Tidak ada suatu musibah pun yang menimpa seseorang kecuali dengan ijin Allah; dan barangsiapa yang beriman kepada Allah niscaya Dia akan memberi petunjuk kepada hatinya. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.” (QS. At Taghabun: 11)

D. Semua terjadi karena izin Allah

Gak perlu takut pada ulah manusia yang durjana. Karena meskipun mereka bersekongkol dan bersepakat untuk menjatuhkanmu dan menghalangi rezekimu itu gak akan kejadian tanpa Allah mengizinkannya. Begitu juga kalo kamu udah berupaya sekuat tenaga dan bekerjasama dengan pihak-pihak tertentu demi mendapatkan sesuatu tapi jika Allah tak berkenan memberimu maka itu tak akan kamu dapatkan..bukan rezeki..
Makanya rezeki tuh gak usah dikejar mati-matian, diikhtiarkan aja sekedarnya..Karena kalo rezeki pasti nyamperin. Kalo bukan rezeki gak bakal mampir, pasti melenceng mencari pemilik aslinya..
Hidup sesimpel itu sih...
Jadi kalo kamu ketiban sial..itu karena ulahmu sendiri dan atas perkenan Allah terjadi pada kamu..agar kamu mendapat pelajaran. Sebelumnya kamu diberi petunjuk dan kebebasan memilih untuk mengikuti petunjuk itu atau tidak.
Jadi orang ya...gak usah baperan dan sensi ya...perbaiki diri aja..


E. Shalat tepat waktu

Shalat itu ibadah yang sudah ditentukan waktu-waktunya..mbok begitu denger azan berkumandang segera beranjak dari aktivitas dan lapor pada Allah. Seperti jam sekolah dan jam kantor yang sudah ditentukan mulainya dan berakhirnya jam berapa. Pasti beda kualitas orang yang selalu datang tepat waktu dan yang suka telat.
Kalo kamu mau rezekimu datang tepat waktu disiplinkan dulu shalatmu. Gak usah fokus dulu ke khusyu', tepat waktu aja, shalat di awal waktu... Rezeki mau datangnya segera, gak pake lama, giliran laporan sama Sang Pemilik rezeki suka diulur-ulur..kan gak nyambung namanya..

F. Berbakti pada orang tua

Orang tua masih hidup atau sudah meninggal berbuat baik pada mereka itu hukumnya wajib.. Doa orang tua jalan termudah bahagia dunia akhirat. Gak main-main lho dahsyatnya doa orang tua, langsung menembus langit gak pake penghalang..
Rezeki mau baik...baiki dulu orang tua kamu...agar mereka mengangkat tangannya doain kebahagiaan hidup kamu..

G. Jihad fisabilillah

Jihad itu gak mesti di medan perang...jihad melawan hawa nafsu, jihad menyalurkan harta demi kepentingan agama dan kemanusiaan atau melakukan yang terbaik pada profesi masing-masing, itu juga jihad.
Berusaha menjadi insan sempurna pasti sulit ya...karena iman itu naik turun, belum lagi musuh bebuyutan manusia, syaitan gak rela liat manusia menjadi demikian soleh dan masuk surga semuanya.. Di sinilah peran jihad..perang melawan bisikan syaitan dan mengontrol kelakuan agar selalu berada dalam koridor agama. Kalo pun tergelincir segera kembali ke jalan yang benar dengan mekanisme taubat..


H. Dekatkan diri pada Allah

Karena cepat atau lambat kamu bakal kembali padaNYA. Kebiasan manusia sih nyari Allah pas lagi susah..angkat tangan berdoa siang malam, ibadahnya bener-bener khusyuk, hidupnya berhias amal saleh... Tapi begitu Allah angkat kesulitannya kembali lagi ke gaya hidup lama...Kan gampang ntar kalo susah baru nyari Allah lagi.. Ini namanya keblinger..
Justru kita nyari Allah dalam segala kondisi..
Kondisi senang nyari Allah buat bersyukur atas nikmatNYA, rezekiNYA, kemudahan hidup yang diberiNYA. Kalo saat susah gak perlu ditanya lagi...nyari Allah lewat sabar dan ikhlas..

I. Hiasi hidupmu dengan sabar  

Allah menganjurkan menjadikan sabar dan shalat sebagai penolong. Kenapa rupanya? Karena dengan sabarlah kita bisa memaknai kejadian yang dialami. Sabar beda dengan pasrah. Kalo pasrah itu sebenarnya gak nerima ketentuan Allah tapi karena gak ada pilihan TERPAKSA diterima. Kalo sabar sebaliknya. Tau kalo semua terjadi atas ketentuanNYA, menerima dengan lapang dada kemudian IKHLAS atasnya...karena yakin ada kebaikan di baliknya...                                                        

Semoga kita semua diberi kemampuan untuk menghadirkan Allah dalam setiap tarikan nafas kita..
Amin..

Wallahu alam..

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel