Bukti Nyata Keajaiban Doa Mengubah Jalannya Takdir

ARTIKEL KE 826  

Kisah nyata yang mengharukan.....   

Kisah ini saya baca dan menjadi terharu karenanya sehingga saya tuliskan kembali di sini untuk anda..
Ini adalah kisah nyata yang tercecer dari pelaksanaan haji tahun ini. Seorang perempuan tua dari Aljazair menangis di ruang tunggu bandara internasional Houari Boumediene. Ia benar-benar ketinggalan pesawat yang akan membawanya menunaikan ibadah haji. Ia terus menangis karena keinginannya untuk melaksanakan ibadah haji, kerinduannya pada Allah SWT dan keinginan untuk menjawab seruan-Nya ternyata batal karena keterlambatannya di bandara sehingga ketinggalan pesawat yanag akan memberangkatkannya menuju Tanah Suci. Nenek-nenek itu terus menerus menangis. Ia tidak mau meninggalkan ruang tunggu di bandara itu sambil terus memegang tiket pesawat yang sedianya akan dia tumpangi.........




Dia tak henti-hentinya berzikir, berdoa, bermunajat pada Allah agar diperkenankan untuk berangkat saat itu juga..
Orang-orang hanya memandanginya dengan iba dan mencoba untuk menyadarkannya bahwa hal itu tak mungkin lagi karena pesawatnya sudah berangkat.
Tapi nenek-nenek itu tak perduli dan terus berdoa sambil menangis tersedu-sedu..

Sementara itu, di ketinggian 30 ribu kaki, pilot pesawat yang mengangkut jamaah haji dari Aljazair menuju Saudi Arabia itu, mendengar suara gemeretak pada mesin pesawatnya yang dianggapnya mengalami kerusakan di mesin.. Hal itu memaksanya untuk memutar pesawat yang baru beberapa saat take off itu kembali ke Aljazair, kembali mendarat di airport yang beberapa menit lalu ditinggalkannya.
Di bandara, seluruh penumpang diturunkan, dan diminta untuk menunggu lagi di Ruang Tunggu sambil menunggu teknisi mengecek kondisi mesin pesawat. 
Bisa dibayangkan bagaimana takjubnya perempuan tua itu, karena melihat teman-temannya sesama jamaah haji datang kembali. Ia merasa seperti bermimpi.

Dari mulutnya tidak henti-hentinya ia mengucapkan kata syukur.
Ajaibnya lagi, setelah diperiksa dengan seksama, ternyata keadaan pesawat itu baik -baik saja dan tidak ada kerusakan sama sekali. Pemeriksaan mesin pesawat tidak memakan waktu lama, Pesawat bisa kembali segera terbang. Sang nenek pun kini bisa ikut, melaksanakan ibadah hajinya.


Subhanallah. Ini ekspresi dosis tinggi dari the power of Imtaq-In ahsantum ahsantum li anfusikum.
Pesawat dengan 200 penumpang itu ternyata harus kembali ke bandara hanya untuk menjemput seorang perempuan tua yang rindu ingin menjawab seruan Tuhan-Nya.
Air mata apa yang ia teteskan sehingga mampu mengetuk pintu langit ?
Keyakinan apa yang ia miliki sehingga mampu mengubah jalannya takdir?
Bila segalanya berlalu darimu, bila semua pintu telah tertutup, tetapi engkau tetap bergantung dan berharap pada ALLAH, maka IA akan selalu ada untukmu.
Kisah ini menjadi bukti bahwa mukjizat do'a masih terjadi dan akan selalu terjadi, di zaman yang bukan zaman Nabi-Nabi pun.


Ya Allah, ampunilah dosaku, dosa ibu bapa ku, keluarga ku, saudaraku dan setiap orang yang membaca artikel ini, jangan Engkau cabut nyawa kami sebelum kami mengnjakkan kaki di Tanah Harammu, memenuhi Panggilan suciMU dan terutama saat tubuh kami tak pantas berada di SurgaMu. Aamiin...


Wallahu alam

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel